Panas! Siap Perangi Cina, Filipina dan India Akan Gabung Militer AS

- 9 Juli 2020, 15:20 WIB
/

FIXJAMBI.COMFilipina sebelumnya memiliki masalah sengketa di Kepulauan Spratly dan Scarbourgh Shoal di perairan.

Sementara India memiliki masalah di perbatasan Himalaya, yaitu Lembah Galwan, sempat bentrok tanpa senjata pada 5 Juni 2020 yang menewaskan 20 tentara India tewas.

Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana mengatakan Filipina dan India bisa bersinergi bersama melawan Cina di Laut Cina Selatan.

Baca Juga: Tahun ini 4.500 Hunian di Jambi Dapat Bantuan Bedah Rumah

Sebab India telah menyampaikan keinginannya untuk melakukan navigasi di Laut Cina Selatan seperti yang dilakukan Inggris, Amerika Serikat (AS), dan beberapa Negara lain untuk menjaga kekuatan agar tetap imbang.

“Kami tidak mencegah negara lain melewati atau melakukan hal-hal disana di Laut Cina Selatan. Inggris memang melewati Laut Cina Selatan. Prancis, semua negara lain, kami tidak mengundang mereka untuk datang”. Ujar Delfin Lorenzana, selasa 7 Juli 2020.

Sebagaimana dikutip FIXJAMBI.COM dari CNBC, pernyataan itu disampaikan perdana oleh Delfin Lorenzana pada saat ketegangan di Laut Cina Selatan sedang tinggi-tingginya. Ketika itu Menteri India, Narendra Modi dan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte sedang melakukan diskusi dan menjalin kerjasama perihal memperluas kemitraan strategis dengan Filipina di Laut Cina Selatan.

Baca Juga: Bioskop Seluruh Indonesia Akan Dibuka Serentak. Simak Aturannya

Lorenzana mempertegas bahwa latihan angkatan laut Cina di Laut Cina Selatan itu perlu diwaspadai bersama. Mengingat militer Cina telah melakukan latihan intensif dalam beberapa waktu terakhir.

Namun, India masih belum memberi pernyataan langsung mengenai ketegangan di Laut Cina Selatan ini. Cina sendiri belum memberi tanggapan terkait hal ini. *** (Dewi Pratiwi Sukma).

Halaman:

Editor: Rizki Saputra


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X