Terapi Konversi untuk Kaum LGBT Ditolak Keras Sejumlah Artis Ternama, Termasuk Dua Lipa

- 11 Juli 2020, 16:25 WIB
Dua Lipa dan sederet artis lainnya yang terlibat dalam penolakan ini telah menandatangani surat desakan agar terapi konversi segera dihentikan. /dedew//

FIXJAMBI.COM – Badan amal Stonewall mendefinisikan terapi konversi adalah kadang-kadang dikenal sebagai terapi penyembuhan, sebagai praktik yang bertujuan untuk mengubah orientasi seksual seseorang atau untuk menekan identitas gender-gender seseorang.

Praktek ini seringkali didasarkan pada asumsi bahwa menjadi Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) adalah penyakit mental yang dapat disembuhkan.

Sebagaimana dikutip oleh tim FIXJAMBI.COM dari Sky News, Menteri Perempuan dan Kesetaraan Iggris, Liz Truss didesak oleh sejumlah artis yang tidak setuju dengan adanya terapi konversi ini karena dianggap menjijikkan. Mulai dari penyanyi cantik Dua Lipa, Jade Thirlwall Little Mix, Elton John, sampai komedian dan aktor Stephen Fry.

Baca Juga: Melonjak Naik, Berikut Daftar Harga Emas Antam yang Dijual Hari ini

Adapun isi desakan itu adalah, “Mari kita selesaikan apa yang dijanjikan dua tahun lalu dan melarang terapi Konversi untuk semua orang yang lesbian, gay, biseksual, transgender dari segala usia. Sampai kamu melakukannya, penyiksaan akan terus terjadi di tanah Inggris”.

Dua Lipa dan sederet artis lainnya yang terlibat dalam penolakan ini telah menandatangani surat desakan agar terapi konversi ini segera dihentikan.

Penandatanganan ini juga turut dihadiri oleh musisi Charli XCX, Rina Sawayama, dan Olly Alexander Years serta komedian Khaterine Ryan, Mae Martin, dan penulis TV Rusell T Davies pada Jumat, 10 Juli 2020.

Baca Juga: Fenomena Baru Menikmati Konser Musik Abad 21

Tiga anggota parlemen LGBT juga muncul yakni Buruh Bben Bradshaw, Angela Eagle, dan Lib Dem Layla Moran yang dinobatkan sebagai panseksual awal tahun ini.

Notasi Kesepahaman tentang terapi konversi di Inggris ditandatangani pada tahun 2017 oleh semua kelompok medis dan psikoterapi utama, termasuk NHS, Royal College of GPS, dan The British Psychological Society. Hal ini merupakan komitemen publik oleh organisasi untuk mengakhiri praktik di Inggris.

Halaman:

Editor: Rizki Saputra


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X