Kacang Mete Menjadi Sumber Pendapatan Baru Bagi Masyarakat Pedalaman Hutan Bastar India

- 28 Juli 2020, 20:35 WIB
Ilustrasi kacang mete /

FIXJAMBI.COM – Pemerintah Negara bagian telah meningkatkan harga kacang mete menjadi Rs 100 per kg. selama pandemi berlangsung sebanyak 5.500 kuintal kacang mete telah berhasil dikumpulkan oleh penduduk di pedalaman hutan.

Dilansir dari Hindustan Times, Departemen kehutanan Chhattisgarh telah meluncurkan program ‘jambu mete’ dan meningkatkan harga tanaman komersial untuk menyediakan lapangan pekerjaan bagi penghuni hutan di wlayah yang terkena Maois.

Maois adalah partai komunis India yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan India melalui cara cara kekerasan.

Baca Juga: Johnny Depp Akhirnya Buka Suara, ini Pengakuannya di Pengadilan

Penanaman mete di Bastar menc apai 15.000 hektar dengan kapasitas produksi yang disediakan 10.000 kuintal. Departemen kehutanan mengaku hampir 6.000 keluarga masing masing memiliki penghasilan rata rata Rs 10.000 di Bastar.

Chaturvedi, selaku pihak departemen kehutanan mengatakan bahwa penerintah saat ini sedang mencoba mengembangkan sector penanaman jambu mete sebagai pembuka lapangan pekerjaan bagi suku dan penghuni hutan.

Para pejabat mengatakan bahwa kacang mete berhasil mencapai 22% setelah di proses. Dari 5.500 kuintal berhasil mecapai 1.200 kuintal setelah diproduksi. Usaha mete yang didirikan oleh kelompok swadaya perempuan ini diharapkan menghasilkan laba setidaknya Rs 30-50 lakh untuk tahun ini.

Baca Juga: Serang Balik! China Tutup Konsulat AS di Chengdu, Disaksikan Ribuan Warga

Penduduk pedalaman juga akan mendapatkan manfaat seperti, sebanyak 300 keluarga akan mendapat pekerjaan melalui usaha mete ini, mereka juga akan mendapatkan harga yang wajar untuk biji mete, dan distribusi 100% dari keuntungan yang diterima dari perdagangan.

Pada siaran pers pemerintah mengatakan bahwa 76% dari hasil hutan minor di seluruh Negara telah dilakukan di Chhattisgarh dalam empat bulan terakhir di bawah skema ini.

Halaman:

Editor: Rizki Saputra


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X