BLT Guru Honorer Sebesar Rp 1,8 Juta Cair, Ini 5 Syarat dan Cara Mencairkannya

- 18 November 2020, 20:58 WIB
 Foto: Ilustrasi BLT Guru Honorer dan tenaga pendidik. /bkdiklat.cirebonkota.go.id

FIXJAMBI.COM - BLT guru honorer atau tenaga pendidik akan disalurkan untuk dua juta penerima. BLT tersebut akan dicairkan secara bertahap sampai akhir November 2020.

“Bantuan Subsidi Upah untuk membantu para ujung tombak pendidikan yang telah berjasa membantu pendidikan anak-anak kita,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, dilansir FIXJAMBI.COM dari RRI, Selasa 17 November 2020.

Baca Juga: Istri Raffi Ahmad, Nagita Tampil Menawan saat Hadiri Pernikahan Sule dengan Nathalie Holscher

BLT guru honorer atau tenaga pendidik yang diberikan pemerintah sebesar Rp 1,8 juta. Adapun syarat yang menjadi kriteria penerima adalah sebagai berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Berstatus sebagai PTK non-PNS.
  • Terdaftar dan berstatus aktif dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) atau Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) per 30 Juni 2020.
  • Tidak mendapatkan Bantuan Subsidi Upah/gaji dari Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan sampai dengan 1 Oktober 2020.
  • Tidak sebagai penerima kartu prakerja sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020.
  • Memiliki penghasilan di bawah Rp 5.000.000 (lima juta rupiah) per bulan yang dibuktikan melalui pernyataan dalam Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).

Baca Juga: Kuota Haji 2021 Untuk 221.000 Jemaah, Ini Penjelasan Kemenag

Sedangkan mekanisme dan cara pencairan BLT guru honorer dan tenaga pendidik sebagai berikut:

  1. Kemendikbud akan membuatkan rekening baru untuk setiap PTK penerima BSU Kemendikbud.
  2. Pendidik dan Tenaga Kependidikan jenjang pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, jenjang pendidikan menengah dapat mengetahui informasi melalui Info GTK. Sedangkan bagi PTK jenjang pendidikan tinggi dapat mengetahui informasi melalui laman PDDikti.
  3. PTK dapat mengakses Info GTK (info.gtk.kemdikbud.go.id) atau Pangkalan Data Dikti (pddikti.kemdikbud.go.id) untuk menemukan informasi rekening bank masing-masing dan lokasi cabang bank pencairan bantuan.
  4. PTK wajib menyiapkan syarat dokumen pencairan BSU yakni KTP, NPWP jika ada, surat keputusan penerima BSU yang dapat diunduh dari Info GTK dan PDDikti, serta Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang dapat diunduh dari Info GTK dan PDDikti, diberi materai, dan ditandatangani.
  5. PTK dapat mendatangi bank penyalur untuk pencairan dengan membawa dokumen yang dipersyaratkan dan menunjukkan ke petugas bank penyalur untuk diperiksa.
  6. PTK penerima BLT Kemendikbud dapat mendatangi bank penyalur untuk melakukan aktivasi rekening dan sekaligus mencairkan bantuan dengan membawa dokumen persyaratan yang ditentukan. ***

 

Editor: Desynta Fitriyani

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X